Jangan Percaya Enda Nasution

blog

Kenapa? Karena semua posting Enda Nasution berisi kebohongan. Dia ndak pernah serius ngeblog. Tulisan-tulisannya asal-asalan. Datanya ngawur. Kalaupun dia pernah menulis sesuatu yang masuk akal, biasanya pendek-pendek. Tak ada penjelasan lebih lanjut. Mengada-ada. Kalau sampean ndak percaya, lihat saja semua isi blognya. Saya jamin sampean akan tahu betapa amburadulnya tulisan Enda.

Loh, serius nih? Benarkah Bapak Blogger Indonesia itu tukang bohong? Kenapa Ndoro Kakung tiba-tiba menulis seperti ini? Mau menyulut api peperangan lawan Enda Nasution? Ada apa nih?

Ho-ho-ho … tentu saja tidak ada apa-apa, Ki Sanak. Enda Nasution – sejauh pengamatan saya selama ini, nggak tahu ya kalau di rumah – bukan tukang bohong. Saya juga bukan sedang cari gara-gara dengan kawan saya yang pada dasarnya baik dan sopan itu.

Saya sengaja memberi judul seperti itu hanya untuk memberi contoh bagaimana cara kerja atawa taktik memancing pengunjung di ranah blog dengan tujuan menuai tautan.

Dengan taktik ini, pengunjung dikecoh dengan satu umpan, biasanya dalam bentuk judul yang menggoda. Begitu terpancing, pengunjung dijamin bakal penasaran dan membaca kelanjutan tulisan. Kalau dirasa tulisan itu bagus, pengunjung akan menaut.

Orang-orang di luar sana, para cerdik-cendekia, begawan-begawan blog, menyebut taktik ini sebagai linkbaiting.

Oalah, semprul! Ndoro Kakung menipu!

Bukan, bukan, bukan … Ki Sanak. Saya bukan hendak mengecoh atau memperdaya sampean. Saya justru mau menunjukkan bahwa di ranah blog ada yang namanya linkbaiting seperti ini. Barangkali sampean perlu atau siapa tahu kelak sampean menemukannya.

Ndak usah gusar. Taktik semacam ini sebenarnya sah-sah saja asal bukan dengan tujuan benar-benar menipu pembaca. Para guru dan tetua blog sering mengajarkan jurus ini kepada para newbie yang ingin beroleh kiat jitu menaikkan traffic.

Apa sih, linkbaiting itu?

Kurang lebih begini pengertian linkbaiting. Sampean menulis sebuah posting, lalu orang-orang memberi tautan ke tulisan itu. Mungkin karena tulisan itu dianggap baru, menarik, bermanfaat dan sebagainya.

Di ranah blog, sedikitnya ada tujuh jenis linkbaiting, yakni:

  • Menyerang – Jangan Percaya Enda Nasution
  • Lucu – Tips Merawat Rambut a la Paman Tyo
  • Melawan arus – Tujuh Alasan Mengapa Saya Benci Obama
  • Iming-iming – Kencan Sejam Bersama Ndoro Kakung
  • Informatif – Paman Tyo Punya Cucu
  • Mengelus ego – Mengapa Jenggot Enda Nasution Seksi
  • Bisa jadi rujukan – Panduan Merawat Sejuta Blog ala Paman

Kalau dirasa kurang, sampean boleh menambah sendiri. Daftar di atas bukan saya yang bikin kok.

Saya bukan hendak membahas apakah taktik linkbaiting ini bagus atau tidak. Terpuji atau harus dicaci. Layak dipraktekkan atau dibuang saja. Semuanya terpulang kepada sampean.

Pada akhirnya, pembacalah yang akan menentukan apakah sebuah posting benar-benar bermanfaat atau tidak – setelah dia teperdaya oleh judulnya.

Di tangan pembacalah keputusan akan terus mengikuti tulisan sang blogger atau berhenti saat ini juga. Pembaca jugalah yang akan menilai integritas seorang blogger dari keseluruhan posting yang dibuat, bukan hanya dari satu judul atau tulisan saja.

Linkbaiting hanyalah sebutir pasir di lautan blog yang terus bergelora, penuh dengan piranha dan hiu.

Buat saya, linkbaiting lebih layak dicoba ketimbang copy and paste. Silakan berbeda pendapat.