Blog Foto? Kenapa tidak?

Oke, sampean belum punya blog, dan ingin membuatnya. Tapi, sampean merasa ndak bisa menulis. Ndak masalah. Sampean bisa memotret, kan? Nah, kenapa tak mencoba membuat sebuah blog atawa photoblog?

“Loh, memangnya bisa? Kamera saya kacangan, bukan kamera DSLR yang canggih itu.”

“Kenapa tidak?”

Sampean tentu saja malah sangat dianjurkan membuat blog foto, terutama kalau sampean seorang fotografer serius, eh … fotografer abal-abal juga boleh kok. Alat, kamera, itu nomor sekian. Yang penting, siapa pengambil gambarnya.

Berikut ini ada beberapa alasan, sampean boleh menambahkan sendiri, mengapa sampean perlu membuat blog foto:

1. Untuk memotivasi diri
Saya percaya bahwa salah satu cara untuk membuat sampean menjadi fotografer yang terampil dan piawai adalah dengan terus berlatih memotret, dan memotret. Nah, sebuah blog foto akan memacu motivasi sampean. Caranya? Pertama, agar blog sampean itu didatangi pengunjug terus, sampean harus mengisinya sesering mungkin. Ini berarti sampean juga harus berkarya, memotret, sesering mungkin demi posting baru. Kedua, begitu foto-foto sampean tayang di blog, sampean akan merasa terpacu untuk berkarya lebih baik, dan lebih baik. Sampean tentu ndak akan puas dengan kualitas dan mutu posting pertama. Ketika membuat posting berikutnya, sampean akan merasa harus membuat karya yang lebih bagus. Dengan kata lain, tanpa sadar sampean telah termotivasi.

2. Rapor perkembangan
Blog merupakan cara yang fantastik untuk melacak kemajuan sampean di bidang fotografi. Dari halaman arsip, sampean bisa melihat perkembangan foto-foto karya sampean. Sampean akan bisa melihat apakah kemampuan dan keterampilan sampean semakin maju atau mundur. Dengan melihat rekam jejam karya ini, sampean bisa mengukur sejauh mana perkembangan karya sampean.

3. Respons
Blog foto juga merupakan tempat terbaik untuk mendapatkan umpan balik. Jika sampean berniat serius menjadi fotografer profesional, sampean bisa menanyakan komentar para pengunjung terhadap karya sampean. Dengarkan pendapat, kritikan, dan semua masukan pengunjung. Komentar mereka akan membuat sampean terdorong membuat karya yang lebih bagus, dan lebih baik lagi. Dan, keterampilan sampean pun makin terasah. Siapakan saja hati yang lebar agar sampean tak perlu sakit hati bila ada pengunjung yang tak suka, lalu mencaci karya sampean. Jangan khawatir. Langit ndak akan runtuh kalau foto sampean jelek.

4. Pemasaran
Blog itu sarana menjual nama dan reputasi. Ia menjadi semacam ruang pamer, portofolio, sampean. Pasarkan karya sampean. Juallah kemampuan sampean dalam bidang fotografi melalui blog. Tak ada cara lain untuk membuat nama sampean kondang di delapan penjuru angin, kecuali sampean punya blog.

5. Publisitas
Publisitas itu lebih dari sekadar pemasaran, lebih dari sekadar memperkenalkan nama sampean. Fotografer berduit bisa saja memasang iklan di majalah atau televisi untuk memperkenalkan namanya. Sampean cukup punya blog, dan publikasi datang sendiri. Begitu sampean rutin membuat posting baru, pengunjung yang terpesona akan mengajak orang lain untuk melihat blog sampean. Begitu seterusnya. Hingga suatu hari nanti, sampean bahkan tak sadar bahwa blog foto sampean ternyata terkenal di mana-mana, tanpa sampean mengeluarkan banyak uang.

6. Relasi
Blog merupakan salah satu cara yang bagus untuk membangun hubungan personal dengan klien potensial. Mereka bukan hanya mendapatkan kesempatan mengintip karya-karya sampean secara rutin, melainkan juga mengenal sampean lewat teks-teks yang terlampir pada sebuah foto. Jika suatu saat mereka membutuhkan seorang fotografer, mereka tahu ke mana harus menghubungi sampean. Blog sampean dan calon-calon klien itu — tanpa keduanya saling menyadari — telah membentuk ikatan emosional yang erat — sesuatu yang mungkin tak pernah sampean bayangkan sebelumnya.

7. Jaringan
Blog juga sarana yang baik untuk membangun jaringan sosial di antara para fotografer. Para fotografer yang memiliki blog akan saling menautkan alamat blognya hingga membentuk sebuah jaringan. Jaringan ini sangat bermanfaat untuk publikasi, kampanye, promosi, dan sebagainya. Peluang order pun menjadi tak terbatas.

8. Mengasyikkan
Nge-blog itu benar-benar mengasyikan. Sampean tinggal jalan-jalan, memotret, lalu mempublikasikannya di blog. Pengunjung akan datang sendiri untuk menikmati karya sampean. Kalau berkenan, mereka tentu akan meninggalkan komentar. Dan hidup sampean niscaya akan segera berubah.

Jadi kenapa masih ragu-ragu. Segeralah ambil kamera, potretlah sesuatu, lalu tampilkan di blog foto. Saya tunggu ya …

If you enjoyed this post, please consider to leave a comment or subscribe to the feed and get future articles delivered to your feed reader.

Comments

tambahan: dan jangan lupa bikin halaman disclaimer/lisensi atau psang watermark. karena karya foto paling amatir sekalipun tetep potensial buat dicolong orang.

nah itu dia, kalau cuma jadi obyek bajakan, gimana dong?

mbok sesekali dibahas yang beginian ndoro… bagaimana trik melindungi hak intelektual kita, termasuk foto… menurutku foto kok paling gampang ya dibajak?

Fotonya dipajang dalam resolusi rendah aja (di bawah 500 px), jadi seenggaknya kurang cocok dibajak untuk kepentingan komersial (iklan dsb).

Wih..Ndoro makin seperti ChrisBrogan.
:P

kalau blogku bisa dibilang photoblog kan? :D

nyuwun sewu ndoro, kulo badhe tangklet, dagdigdug kulo dinten meniko ko mboten saget di buka? wonten ingkang mboten leres ing pundi nggih?

la saya sudah tuh :)

* jepret.dagdigdug.com *

ato jangan2 tulisan ini terinspirasi dari photoblog saya ya?

* ge-er mode on *

dont forget to ask permission first(from the subject) of course..

xixixixi

akh akhirnya bisa komen juga di blognya seleb. (minggu kemaren ga bisa ngakses single page nya ndorokakung.dagdigdug )

selamat hari selasa ndoro kangkung..

*sori ngejunk lha soale aku ditipu je di ‘about’ wkkk

aku kadang masang foto di blogku. tapi dasar blogku blog campur2…..

ah, saya pilih ngomel di blog saja pakdhe :D

kok postingan blog photo gak ada photonya ndoro??? :D

I do :D

Ndoro..

Susah ah moto yang keren…. isine foto kacrut kabeh dje ndoro.. piye ki?

Sejak pertama kali ngeblog, yg di dagdigdug n wordpress, aku udah bikin seperti itu. Lihatlah blogku… 96,4% postingannya pake foto n irit dgn kata2, karena e karena… aku gak bakat nulis :D

Wadhuh Tingkyu Komentarnya tentang blog saya, saya merasa senang dikomentari oleh Blogger Pro yang Legend seperti anda
Masih ingat ga ? http://pojokinternet.dagdigdug.com

Yach memang masih berusaha menjadi blogger pro seperti anda yang mungkin butuh bertahun - tahun pengalaman dan dijadikan pekerjaan sambilan

Tapi kalo semisal 50 % Tulisan 50 % Design Photoshop Kira - Kira Topiknya terlalu luas apa ga ndoro ? soalnya blogku khan techno blog daripada bikin yang baru, sayang pengunjungnya udah banyak dan Pageviews uda 5 ribuan

tolong saranyya y

BLogFoto seperti dua tokoh jawa timur itu?

.::he509x™::.

Wah betul juga idenya ini, kalo ga bisa nulis ato males bisa buat album fotoblog aja. Usahakan setiap foto ada sedikit tulisan yang menerangkannya. Lama2 jadi kebiasaan nulis deh…. Hidup nge-blog…. Blogku: gundahgulana.dagdigdug.com, konxcow.blogspot.com, http://www.baliwiditours.com.

sy uda masukin poto ternarsis sy di blog sy hehehe… :)

Kakak Ndoro Sampeyan Kakung,

kalo setiap hari, setiap jam 13:30 waktu dagdigdug.com, ada komik foto di http://komikfoto.dagdigdug.com/ , menurut kakak kakung sampeyan ndoro, bagaimana?

barusan update photoblog saya
jepret.dagdigdug.com

ide bagus dan menarik tuh..

Ndoro lan ajudan2nipun, blog ato web yang gampang ato cocok bwt fotoblog nopo nggih. Pengalaman pake WP cuma bisa pasang 10 foto dalam 1 posting. Suwun

banyak, coba pakai blogspot, atau posterous.com.

sugeng ndalu ndoro kakung’
slm kenal soko eyang putrie :D
NICE POSTING…..=D>

please check my children’s (under 5 years old) photoblog http://indophotos.blogspot.com/. tx

fotografi seharusnya bukan dijadikan hobby semata…coba deh jualan foto secara online..lumayanlah tuk tambah2 uang saku…
saya punya info niih, klo mo jualan foto onlene dateng aja kesini:

http://dreamstimeku.blogspot.com/

wah2 matur suwun atas tulisannya saya lagi iseng2 belajar jeprat jepret nih..

Kamera saja saya ndak punya je ndoro.. Pripun ndoro.. :mrgreen:

ya ndak usah bikin blog foto. :P

Wach,
jadi semangat nich…
cuman emang harus ngasih id dech kayaknya,
takut di bajak n dimacem2in tuch foto,
hmm….
mampir juga yach di : http://rahmadisrijanto.wordpress.com
lam kenal,…

Salam kenal. Eh, dimacem-macem spt apa fotonya? watermark itu apa, sy awam, pemula ngeblog. Sy seneng posting foto cuma buat menguatkan tulisan aja. Betapa sedang senengnya sy atau yang ikut bareng sy.

Boleh juga dong dibahas, soal etika jangan bajak membajak dan watermark itu.

Salam
Ch
http://chriscityview.blogspot.com/
h

Leave a comment

(required)

(required)