Maaf, saya tak bisa memenuhi keinginan semua orang

“Mas, saya pengen semua orang datang ke blog saya. Bagaimana caranya?”

“Waduh. Ini permintaan berlebihan, menurut hemat saya. Kenapa? Karena saya juga ndak mau SEMUA orang datang ke sini — entah karena kesasar atau karena iseng-iseng belaka.”

“Loh kok gitu, Mas? Kenapa?”

“Saya bikin blog ini bukan untuk menarik perhatian semua orang. Saya hanya ingin berbagi dengan mereka yang membutuhkan informasi yang ada di sini. Saya kepengen orang datang ke sini karena mereka memang mau mencari sesuatu yang dibutuhkan. Bukan karena tak sengaja atau karena kesasar.

Saya ndak pernah berharap ada orang yang sebetulnya mau mencari informasi, misalnya, tentang desain rumah, tip merawat Anthurium, memelihara kucing, atau topik lain yang ndak berhubungan dengan blog ini, tapi malah keblasuk ke sini.”

“Lah, terus sebetulnya siapa yang sampean harapkan datang ke sini, Mas?”

“Saya berharap mereka yang datang ke sini adalah mereka yang memang hendak belajar soal blog, atau tentang interaksi sosial di Interent. Saya ingin kedatangan para pengunjung yang penasaran soal tulis-menulis atau cara berkomunikasi yang mengasyikkan.

Pendeknya, saya cuma menginginkan orang-orang yang memang dapat saya penuhi kebutuhannya melalui blog ini.”

“Ah, sampean nggaya dong, Mas?”

“Bukan nggaya. Tapi ini yang disebut fokus. Lagi pula, saya toh ndak bisa menyenangkan semua orang. Saya ndak bisa memenuhi kebutuhan semua orang. Kemampuan dan kompetensi saya terbatas.

Ketika sampean mulai membangun sebuah blog, sebetulnya sampean sedang membangun komunitas orang-orang yang satu pemikiran. Sampean memiliki apa yang mereka butuhkan dan mereka membutuhkan sesuatu yang sampean punyai. Sampean memberi, mereka menerima, dan sebaliknya.

Seandainya sampean menginginkan saya menjadi pembaca blog sampean, ya berikan apa yang saya butuhkan. Sederhana, kan?”

“Sik, sik … saya pikir-pikir dulu deh, Mas….”

“Silakan, hehehe…. “

If you enjoyed this post, please consider to leave a comment or subscribe to the feed and get future articles delivered to your feed reader.

Comments

dimaafkan kok :D
*ngumpet*

makanya ndoro jangan mengobral janji *OOT*

kalo saya butuh coklat dimana ya ndoro?/, kan jarene palentinan.., halah…

Loh.. lha kok punya tag anthurium dan nyebut-nyebut anthurium saya kasih comment juga nyebut anthurium, nanti jadinya tambah banyak pencari informasi anthurium yang nyasar sini dong?

bener 100% ndoro !

salam kenal ya ndoro..

saya juga gak bisa memenuhi keinginan semua orang, jadi cuek aja deh, yang penting terus nulis..

pengennya sih one post one day, latihan konsisten.. hehe :-)
doakan aja ndoro bisa setia ngeblog :-)

Malam ini aku baru bisa menulis diblogku. Padahal aku daftar di dagdigdug.com sudah seminggu yang lalu. Tp berhubung pekerjaan dikantor menumpuk, ya baru sekarang bisa menulis (walau gak mutu)

Back to topic

Yang bisa memenuhi kebutuhan semua orang hanyalah Tuhan Semesta Alam. Untuk itu kita harus belajar sama Sang Pencipta bagaimana caranya memenuhi kebutuhan semua orang. Tp satu yang paling mudah dan simple dalam memenuhi kebutuhan orang. Apa Itu? Keep Smiling. Semua orang butuh senyuman kita (coba aja kalo loe cembetut di hadapan tetengga ente, pasti ente di gebukin - just kid’g)

Serius nich..

Dalam dunia blog kita pasti tak bisa memenuhi kebutuhan orang. Gampangnya kita coba mencari apa yang paling dibutuhkan orang saat ini. Misalnya, yang paling dibutuhkan orang saat ini adalah : BAGI-BAGI SEMBAKO GRATIS!

Hiehe ..yes, yes. So very true.

Leave a comment

(required)

(required)