Mengapa kita nge-blog
“Mas, mas… Blog itu apa sih? Untuk apa kita bikin blog?”
“Hmmm … jawaban seriusnya, blog atau weblog itu semacam jurnal yang dipublikasikan secara online.
Jawaban asal-asalannya, blog itu sejenis mainan — yang mengasyikkan. Itu lo seperti mainan Tamagotchi buatan Jepang.
Blog itu berguna untuk mendokumentasikan sesuatu, bisa pikiran sampean, ide, gagasan, foto keluarga, dan sebagainya.
Kalau buat saya, blog itu sarana belajar, tentang apa saja. Blog itu juga sebuah ruang, tempat kita memberi dan menerima. Intinya, blog itu tempat untuk berbagi, apa saja yang bisa dibagi.
Sebagian orang membuat blog untuk menyalurkan isi kepala, melepaskan uneg-uneg, kekesalan hati karena putus pacaran, kehilangan selingkuhan, cerain dan sebagainya.
Kalau sampean bukan orang yang biasa menyimpan, berbagi, melepaskan kekesalan hati dengan cara yang beradab, ya nda usah bikin blog.
Kalau sampean bukan orang yang suka mencatat, menyimpan, ya ndak apa-apa kok kalau ndak mau bikin blog.
Blog itu seperti percakapan. Ada yang ngomong, terus yang lain menanggapi. Kalau sampean ndak suka bercakap-cakap, lebih baik menulis di buku harian sendiri, lalu simpan di dalam lemari. Jangan sekali-sekali sampean tunjukkan ke orang lain. Percuma.”
“Tapi, susah nggak sih, bikin blog?”
“Nggak. Bikinnya paling lima menit. Yang lebih susah itu merawatnya.”
“Kok gitu. Kenapa?”
“Blog itu seperti Anthurium. Sampean bisa membeli tanamannya, tapi bukan kehidupannya. Supaya Gelombang Cinta, Jenmanii, dan sebangsanya itu langgeng, sampean kan harus rajin memberinya pupuk, membersihkan daun-daunnya biar kinclong, menjaganya agar jauh dari tangan jahil, dan sebagainya.
Begitu pula dengan blog. Agar blog sampean hidup terus, sampean harus rajin-rajin mengisinya dengan posting. Membersihkannya dari virus-virus seperti komentar sampah bikinan robot dan mesin.”
If you enjoyed this post, please consider to leave a comment or subscribe to the feed and get future articles delivered to your feed reader.



komentar saya dianggap sampah juga ya? tapi saya setuju sama ndoro bahwasanya yang sulit dalam ngeblog itu maintenance, kalo cuma “hello world” kayaknya gampang, nggak sampe 5 menit kelar