Bikin blog itu tak seperti bikin partai
“Mas, mas … boleh tanya ndak? Saya ini sebetulnya pengen nge-blog je, tapi ndak tahu caranya. Gimana ya, Mas?”
“Lah monggo. Gampang kok. Sampean tinggal tanya teman yang sudah punya blog, pasti diajari.”
“Mosok? Mbayar ndak, Mas?”
“Tergantung. Kalau cuma buat blog kos-kosan ya ndak perlu mbayar. Gratis. Tapi kalau mau bikin blog yang serius, sampean tentu saja mesti keluar beberapa lembar kertas bertuliskan rupiah.”
“Untuk apa, Mas?”
“Misalnya bayar sewa hosting, beli nama domain.”
“Bikin blog itu susah ndak sih Mas? ”
“Ah ndak sesulit yang sampean bayangkan kok. Bikin blog itu ndak seperti mbikin partai. Sampean ndak perlu minta izin ke Menteri Dalam Negeri atau Menteri Kehakiman.
Sampean bahkan bisa membuatnya kapan saja tanpa perlu minta surat pengantar dari Pak RT atau surat bebas G30 S/PKI dari polisi –- dan ndak usah mencari pengikut. Nanti datang sendiri. Sampean juga ndak perlu bikin kartu tanda anggota (KTA) blog segala.”
“Haiyah, sampean ki kok bikin contoh pakai partai segala, hehehe … Lantas, blog itu enaknya diisi apa, Mas?”
“Bebas. Terserah maunya sampean. Sampean boleh membuat blog tentang tanaman anthurium, sains, web design, arsitektur, gojekan, asal-asalan, atau apa saja.”
“Blog saru-saru?”
“Waduh, sebaiknya jangan. Nanti ngursak kahanan. Sebagai awal, pilih saja tema yang sederhana. Sampean ndak perlu membuat, misalnya, blog filsafat demokrasi. Saya tahu, sampean ini SMA aja ndak lulus kan?”
“Asyem, kok malah ngece.”
Hehehe …
“Apa pun tema yang sampean, yang penting sampean memiliki pengetahuan dasar tentang tema tersebut dan yakin bakal sanggup merawatnya setiap hari. Sampean ndak perlu takut dan ragu-ragu. Jangan pernah merasa, ‘Aduh, jangan-jangan ndak mutu dan sudah basi.’ Asal saja … asal bagus, hehehe …
Contohnya, sampean bisa memilih tema blog seperti: Daily Journal, Current issue, Kuliner (resep masakan, ulasan sebuah jenis makanan, info kafe asyik, dll), Travel, Teknologi, Gadget, Pendidikan, Olahraga, Otomotif, Prosa dan Puisi, dan sebagainya.
Yang penting: Pilih tema yang paling menyenangkan sampean, bukan menyenangkan orang lain.”
If you enjoyed this post, please consider to leave a comment or subscribe to the feed and get future articles delivered to your feed reader.
Comments
Salam,
Ya, sarana yang baik untuk melakukan sesuatu dan berbagi,
Buat sendiri,semoga juga buat yang lain,
selamat dan trims buat dagdigdugnya,
Salam,
Salam,
Ya, sarana yang baik untuk lakukan sesuatu dan berbagi,
Untuk sendiri, semoga juga bauat yang lain,
Selamat dan trims buat dagdigdug,
Salam,
ndoro kenalkan ya….aku juga asal jogja, tepatnya sleman..
aku masih awam dengan yang namanya blog..
aku pernah bikin http://www.nugroho7001.multiply.com dan saya juga dah masukan gambar dan tulisan-2..apakah ini juga di sebut blog ndoro..tapi kok punya ndoro lain..www.ndorokakung.com…tolong kasih pencerahan ke saya..
terus gimana tuh caranya agar blog saya biar di kunjungi orang…dan gimana caranya agar blog saya biar bisa di cari di google.com…masalhnya ketika saya masuk ke google dan aku ketik nugroho/nugroho7001…tidak menemukan http://www.nugroho7001.multiply.com
Maas ya ndoro kalau pertanyaan saya katrok banget…namanya juga wong ndeso
Matur Nuwun
Lovely post. I like your pencraft and that’s great that you’ve opened this subject. Only fool can disagree with this!



[...] dan pasti bikin greget juga dag di dug. Para Pendekar blog Indonesia yang membuatnya. Sebuat saja NdoroKakung, PamanTyo, EndaNasution dan tentu sederet nama keren lainnya. Aku sudah mendaftar dan tak mau [...]